Indonesia yang Luar Biasa

 Indonesia akan berumur 100 tahun pada 2045 nanti. Saat itu terjadi, negara yang kita cintai ini akan mendapatkan hadiah berupa bonus demografi. Sebagian besar masyarakat Indonesia saat itu adalah masyarakat yang memiliki umur produktif. Umur produktif ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian Indonesia. Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi besar di dunia. Pertanyaannya, kita harus apa untuk membantu mewujudkannya?

Sebagai salah satu masyarakat Indonesia, masing-masing kita memiliki tanggung jawab dan kontribusi untuk membantu terwujudnya masa keemasan Indonesia. Jangan sampai ketika Indonesia mencapai umur 100 tahun, namun kita sebagai warga negaranya justru menjadi beban yang akan menghambat masa keemasan negara kita. Indonesia yang luar biasa itu, harus dimulai dari sekarang.

Setiap kita memiliki bidang dan minatnya masing-masing. Namun apapun bidang dan minatnya, kita memiliki tanggung jawab untuk menjadi unggul di bidang masing-masing. Untuk menjadi pribadi yang unggul, kita perlu meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap (attitude), di bidang kita masing-masing.

Sebagai seorang dosen, saya juga tidak lepas dari tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas diri saya pribadi dan mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pribadi yang berkualitas. Tulisan ini menjadi salah satu sumbangan saya dalam membantu mewujudkan sumberdaya manusia yang berkualitas. Menurut saya, setidaknya berikut ini beberapa uraian terkait tiga aspek yang perlu ditingkatkan, untuk mewujudkan sumberdaya manusia yang unggul.

Untuk aspek pengetahuan, setidaknya terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjadi lebih baik pada aspek ini. Pengetahuan memiliki beberapa level. Level paling dasar adalah hafalan. Pengetahuan di level ini, lebih mudah untuk terlupakan karena biasanya tersimpan di short term memory.  Setidaknya, untuk pengetahuan yang didapatkan di bangku kuliah, harus berada di level ketiga yaitu implementasi. Pada level ini, pengetahuan tidak hanya dihafalkan, namun mampu dijelaskan bukan dengan kalimat di dalam buku, melainkan dalam kalimat sendiri, serta bisa mewujudkan pengetahuan tersebut dalam bentuk implementasi atau terapan. Atau setidak-tidaknya, bisa menyebutkan contoh nyata dan menjelaskan cara kerjanya. Tentu akan semakin baik, jika bisa mencapai level yang lebih tinggi, seperti analisis dan evaluasi.

Mencapai level tersebut bukan hal yang mudah. Apalagi di era dimana kita kebanjiran informasi. Kemajuan teknologi membanjiri kita dengan berbagai informasi dan pengetahuan yang justru kemudian membuat kita bingung. Sekarang ini, kita sering kebingungan yang mana yang noise dan mana yang benar-benar voice. Kemampuan untuk fokus dan berpikir kritis menjadi dua hal yang penting dalam meningkatkan aspek pengetahuan. Fokus diperlukan sehingga mampu menyerap sebanyak-banyaknya pengetahuan tanpa terganggu oleh situasi lainnya. Sedangkan berpikir kritis adalah kemampuan untuk membedakan mana pengetahuan yang relevan dan tidak relevan.

Sedangkan pada aspek berikutnya, yaitu keterampilan, terdapat setidaknya 4 keterampilan yang harus dimiliki oleh calon manusia Indonesia yang unggul. Pertama, tentu keterampilan dasar berupa kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Ini merupakan “literasi lama” yang tentu masih relevan hingga saat ini. Kedua, keterampilan memecahkan masalah. Mengembangkan pemikiran kreatif adalah hal penting dalam memecahkan masalah yang muncul di kehidupan pribadi maupun masyarakat. Ketiga keterampilan interpersonal seperti melakukan komunikasi dan bekerjasama. Kemampuan interpersonal dipercaya menjadi salah satu kunci sukses dalam karir dan pekerjaan. Terakhir, keterampilan literasi digital. Kemajuan teknologi adalah sebuah keniscayaan. Kemampuan mengoperasikan komputer dan alat digital lainnya menjadi penting untuk dikuasai.

Aspek terakhir, sikap. Tingkah laku seseorang dalam bersosialisasi dengan orang lain menjadi sebuah hal yang juga tidak kalah penting. Sopan santun, ramah tamah, kebaikan hati, kesediaan menolong orang lain, adalah beberapa contoh tingkah laku yang dibutuhkan Indonesia di masa keemasannya. Berbeda dengan dua aspek lainnya, aspek attitude ini cukup spesial karena tidak bisa dipelajari dan diubah secara cepat. Tingkah laku adalah sebuah pembentukan karakter yang membutuhkan waktu dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan.

Ketiga aspek ini, harus dimiliki secara seimbang. Bayangkan seseorang yang punya banyak pengetahuan, namun tidak pandai bersikap sopan kepada orang lain. Atau seseorang yang memiliki kemampuan teknis digital yang luar biasa, namun tidak pandai mengkomunikasikannya dengan baik. Kita butuh ketiganya.

Tanggung jawab mempersiapkan sumberdaya manusia ini bukan hanya milik guru atau dosen. Sebagai anggota masyarakat, kita memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan kondusif untuk meningkatkan ketiga aspek ini. Sebagai pribadi, kita memiliki tanggung jawab untuk ikut mempersiapkan diri kita masing-masing. Memastikan diri kita memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap yang baik untuk Indonesia yang luar biasa di masa yang akan datang.


Posting Komentar untuk "Indonesia yang Luar Biasa"